Random Favorite Quote

Sunday, August 8, 2010

Maria-sama ga Miteru (Season 1) part 2

EPISODE 3
---------------

Yumi sedang makan siang bersama Shimako di belakang sekolah yang penuh dengan pohon ginkgo (Shimako suka makan biji ginkgo -___-a ginkgo itu katanya pahit dan bau jadi mungkin bisa disamakan dengan 'cewek muda dan cantik yang suka pare' I wonder? XD), tiba-tiba Tsutako datang bersama Sachiko. Sachiko memberi Yumi buku script drama "Cinderella". Sachiko meminta Yumi apabila ia tidak menerima peran Cinderella (yang juga berarti ia tidak menerima rosario Sachiko), maka ia akan memerankan kakak Cinderella.

Sachiko bertanya kepada Yumi, mengapa makan siang di tempat seperti itu. Ternyata Yumi makan di tempat yang tersembunyi bersama Shimako karena ia ingin kabur dari kejaran anggota klub buletin sekolah (Newspaper Club) yang ingin meng-interview Yumi tentang hubungan ia dan Sachiko. Newspaper club di Lillian seneng banget kalo ada 'scoop' tentang para Rosa alias anggota Yamayurikai Council.



Sachiko (dengan pede dan bangganya :P) bilang ke Yumi, kalo Yumi mau menjadi soeur Sachiko, maka Sachiko yang akan menggantikan Yumi untuk di-interview. Kemudian Sachiko langsung pergi meninggalkan Yumi, Tsutako dan Shimako. Shimako bilang ke Yumi kalo sebenarnya Sachiko tidak suka ginkgo dan sakura (jadi Sachiko niat banget mau mendatangi Yumi).

Rosa Gigantea sedang mengobrol bersama Yumi di Rose Mansion. Tiba-tiba Rosa Gigantea memeluk Yumi dari belakang. Hahaha! Rosa Gigantea bilang kalau dia suka melihat ekspresi Yumi yang berubah-ubah dan cute. Yumi kaget dan menjerit XD
Yumi: "EEEK"

Tiba-tiba Sachiko masuk ke ruangan dengan tatapan menusuk (seolah berkata, 'hoi dia mangsaku tahu!' XD) kepada Rosa Gigantea. Rosa Gigantea berbisik ke Yumi, tadi sebenarnya dia sedang membuat Sachiko cemburu. Yumi hanya bisa: 'ahaha' ( ~,~")

the Ice Princess XD
Ketika semua anggota Yamayurikai yang lain sudah datang, Yumi diminta untuk menjemput ketua school council sekolah Hanadera di depan gerbang sekolah karena mereka sebentar lagi akan latihan drama. Saat disebut ketua school council Hanadera, entah mengapa Sachiko kaget dan kelihatannya dia tidak suka....

Ketua Student Council Hanadera namanya Suguru Kashiwagi (ganteng lho XD dan ini BARU kedua kalinya seorang yang berjenis kelamin laki-laki muncul di anime ini, sebelumnya adalah adiknya Yumi yang namanya Yuuki). Kashiwagi pokoknya tipe cowok yang perfect dan pasti disukai semua wanita deh, hahaha! Ketika akan mengantar Kashiwagi ke tempat latihan di gymnasium, Yumi sepintas melihat Sachiko sedang berjalan. Tapi mungkin itu hanya perasaan dik Yumi saja... XD

Suguru Kashiwagi
Sesampainya di Rose Mansion, Sachiko ternyata nggak ada! O___O. Sementara Kashiwagi sedang memperkenalkan diri, Rosa Gigantea berbisik pada Yumi kalau ada tujuan tersembunyi dari drama Cinderella ini. Sebenarnya mereka mengundang ketua student council dari Hanadera agar 'menyembuhkan' penyakit Sachiko, yaitu kebenciannya pada laki-laki (SFX: gelas pecah XD).

Rosa Gigantea menjelaskan kalo di keluarga Sachiko, kakek dan ayahnya mempunyai istri simpanan (mistresses). Jadi, dia sebel deh ama laki-laki.. itu juga menjelaskan mengapa Sachiko begitu inginnya melepas perannya sebagai Cinderella. Oh gitu toh... O____O

Karena khawatir sama Sachiko, Yumi pergi ke gym untuk mencarinya. Ternyata Sachiko ada disana. Sachiko merasa dia dicurangi (karena tanpa persetujuannya, disuruh memainkan peran Cinderella). Tapi dia gak suka ama yang namanya 'kalah' jadi kalo dia kabur berarti sama aja dia kalah.. "Losing is something I hate above all else" - Sachiko Ogasawara



Ketika latihan, Sachiko kelihatan banget tidak sukanya ama si Kashiwagi ini.. Ketika break, Sachiko buru-buru keluar, Yumi mendatanginya. Sachiko kelihatan sedih dan ia meminta Yumi agar menjadi soeur-nya untuk membantunya. Ketika sedang berbicara, tiba-tiba Kashiwagi datang dan ia ingin berbicara dengan Sachiko. Apa?! dia manggil Sachiko dengan "Sa-chan"?! (SFX: (insert any dramatic sinetron soundtrack here XD)). Sachiko menyuruh Yumi kembali ke gym sendiri.

Ketika latihan akan dimulai kembali, Sachiko dan Kashiwagi tiba-tiba hilang (SFX: petir menggelegar). Semua sepakat untuk mencari Sachiko dan Kashiwagi. Rosa Gigantea berkata ke Yumi bahwa semua anggota Yamayurikai sangat peduli terhadap Sachiko, Yumi juga merasa peduli terhadap Sachiko. Rosa Gigantea merasa ada sesuatu yang aneh dalam kejadian ini..

Mereka menemukan Sachiko dan Kashiwagi sedang bertengkar. Terbukalah misteri selama ini! Ternyata Sachiko dan Kashiwagi sepupu! bukan cuma itu.. mereka juga bertunangan! JGER! Kashiwagi dengan bangga dan pede-nya ingin mencium Sachiko tapi Sachiko langung menamparnya (SFX: PLAK!)


Yumi nggak terima Sachiko dicium Kashiwagi.. XD

(Em, terus kalo gitu, kenapa Sachiko sebel ama Kashiwagi?)

makanya jangan nyosor, mas.. -__-"
Sachiko pergi ke greenhouse yang ada di sekolah itu. Yumi mengikutinya. Sachiko menangis dan menceritakan Yumi bahwa ia dulu mencintai Kashiwagi, tetapi Kashiwagi tidak mencintainya karena... Kashiwagi hanya bisa cinta sama.... cowok (AAARGH NOOO! ganteng-ganteng GAY! >0<). Mereka bertunangan karena Sachiko adalah anak satu-satunya di keluarga Ogasawara (yang punya perusahaan Ogasawara Group), jadi dijodohin deh..

"Yumi, please stay.."
 Yumi meminta Sachiko agar memberinya rosario-nya tapi Sachiko bertekad untuk melawan tantangan ini. Ia bertekad tidak kabur dari kenyataan lagi. Sachiko kemudian menunjukkan Yumi bunga Rosa Chinensis di greenhouse itu.

Bunga Rosa Chinensis, pas buat Sachiko yang seorangRosa Chinensis en bouton (Rosa Chinensis to be)

Esoknya, ketika drama usai dan murid-murid sedang merayakan kesuksesan school festival-nya, Yumi duduk sendiri. Ia sedikit sedih karena sekarang ia tidak ada alasan untuk datang lagi ke Rose Mansion, ia juga tidak bisa ngobrol sama Sachiko lagi..

Tiba-tiba Sachiko datang, ia berterima kasih pada Yumi karena Yumi telah membuatnya merasa senang selama waktu sulit kemarin. Sachiko kemudian mengajak Yumi ke depan patung Maria-sama..


Jreng jreng jreng.. Sachiko ingin memberikan rosario-nya ke Yumi. Ia menjelaskan bahwa ritual ini adalah ritual suci, dilakukan bukan karena rasa kasihan (atas keadaan Sachiko) atau karena taruhan (taruhan para Rosa). Yumi-pun dengan senang hati menerima rosario dari Sachiko dan sejak hari itu, ia menjadi Rosa Chinensis en bouton petite soeur...

"I.. accept.."

Kisah yang mengharukan.. huhuhu (lebay).. tapi ini baru awal cerita! XD

Apa ya hal yang menarik dari episode ini?

"I never knew that dancing was so much fun!"

Waktu mereka ada di gym, Sachiko dan Yumi latihan dansa sebelum yang lain datang. Scene yang lumayan romantis XD Yumi bilang "I never knew that dancing was so much fun!". Sachiko bilang, "You're right, I didn't either!". Sachiko, mau tahu napa? karena lo dansa ama Yumi.. kikikikk.. (an ardent fan of Yumi/Sachiko).

Di greenhouse, setelah adegan Sachiko 'curhat' ama Yumi, mereka juga dansa ampe malem.. (pada seneng dansa sih.. inget waktu woy..)

Seharusnya, di akhir, setelah Yumi menerima rosario dari Sachiko, mereka harusnya juga berdansa, tapi di anime nggak dilihatin T^T. Kalo di light novel diceritakan mereka berdansa dibawah bulan sambil mengikuti lagu "Maria-sama no Kokoro" dari kejauhan..

Oh ya ada juga scene waktu Yumi dan Sachiko ganti kostum. Sachiko merasa kostumnya di bagian dada terlalu rendah. Rosa Foetida bilang, itu buat service bagi para fans Sachiko. Hahaha.


 Terus Sachiko menyuruh Yumi memakai baju itu (karena pemeran Cinderella bisa saja Sachiko atau Yumi). Waktu Yumi pake, bagian dada nya jadi turun, beda ama pas dipake Sachiko. Hahaha!


Di manga pendek karya Reine Hibiki (ilustrator light novel Marimite), diceritain kalo Sachiko minjemin shoulder pads ke Yumi supaya bagian dada-nya terlihat full XD

Friday, August 6, 2010

Maria-sama ga Miteru (Season 1) part 1

I'll start ranting about Marimite! LOL.Iya-iyaa Season 1-nya udah 6 tahun yang lalu, tapi gw lagi pengen aja ngomongin..可以吗? 哈哈~

Cerita Marimite ber-setting di SMA khusus wanita, Lillian Jogakuen. Selain SMA, sekolah ini juga ada TK, SD sampai tingkat universitas. Tokoh utama anime ini adalah Sachiko Ogasawara dan Yumi Fukuzawa.


Sachiko Ogasawara

Yumi Fukuzawa

Sachiko adalah murid kelas 2 dan ia anggota student council (OSIS) di SMA itu. Sachiko sangat terkenal di sekolah itu karena ia anggota student council dan dia juga cantik banget. Gak heran dia punya banyak fans, salah satunya Yumi, murid kelas 1 yang (tadinya) sama sekali gak terkenal dan biasa-biasa aja. Anime ini menceritakan interaksi antar karakter dan kehidupan mereka berdua di sekolah Lillian.

Menurut gw, yang unik dari cerita Marimite adalah soeur system-nya. Terus, cerita Marimite juga seolah-olah sangat 'membumi'. Ceritanya pure hanya interaksi antar teman, kejadian-kejadian yang biasa terjadi di SMA (ya well, beberapa nggak juga sih :P) dan bagaimana mereka bereaksi dan menyelesaikan berbagai masalah yang muncul. Cerita ini sangat character-driven, semua karakter di Marimite unik dan kuat penokohannya. Jadi agak susah mencari karakter yang paling gak disukai :P. Bahkan karakter yang paling gak penting pun rasanya aneh kalo hilang dari cerita ini :P. Selain itu aura elegan-nya juga jarang terlihat di anime-anime lain.

Tokoh utama lain di anime ini adalah anggota 3 ketua student council yang terkenal dengan 3 Roses. Mereka adalah Rosa Chinensis, Youko Mizuno; Rosa Foetida, Eriko Torii; dan Rosa Gigantea, Sei Satou. Mereka semua kelas 3 SMA. Selain itu juga ada soeur mereka, Rei Hasekura, Yoshino Shimazu dan Shimako Toudou.


Cerita ini ber-genre yuri. Walaupun begitu, 'kadar' yuri-nya rendah banget :P sangat tidak eksplisit dan jadi ambigu, 'ini hubungan pertemanan antar cewek yang dalam atau lebih sih?' XD

Sebelum gw nonton animenya, gw udah baca manga-nya sampe volume 35. Gw udah nonton dari season 1 ampe season 4. Sebetulnya kalo mau cerita yang lengkap sih baca light novel-nya. Gw cuma baca light novel ampe volume ke 7 . Abisnya nyari tranlate-nya yang ke bahasa Inggris susah banget~ Kalo mau baca (english) bisa liat di sini.

EPISODE 1
----------------

Ini pertama kali Sachiko Ogasawara, (murid kelas 2 SMA, anggota school council) dan Yumi Fukuzawa, kelas 1 SMA bertemu di depan patung Maria-sama (Virgin Mary). Pagi hari di sekolah, Sachiko absent-mindedly manggil Yumi dan merapikan dasi sailor seifuku dia. Padahal Sachiko sama sekali nggak kenal Yumi. Kalo Yumi sih 'fans' Sachiko sejak dia masuk SMA di Lillian.

Masih kaget ama kejadian pagi tadi, tiba-tiba Yumi diperlihatkan foto oleh temannya, Tsutako Takeshima. Ternyata Tsutako, anggota klub fotografi sekolah itu tadi pagi diam-diam memotret Sachiko sedang merapikan dasi Yumi. Mereka berdua terlihat seperti sœur (baca sendiri ya, males jelasinnya XD).

Tsutako Takeshima
Tsutako berencana untuk memamerkan foto tersebut di school festival. Soalnya fotonya unik banget, apalagi mereka bukan soeur. Kalo dilihat orang bisa jadi bahan gosip :D Tapi tentunya dia harus minta izin Yumi & Sachiko. Yumi juga akan diberi foto itu kalo dia setuju fotonya dipamerkan di bagian klub fotografi saat school festival.

Mereka berdua pergi menuju gedung school council (Yamayurikai Council) di Lillian yang namanya Rose Mansion (Bara no Yakata) untuk minta persetujuan Sachiko. Tiba-tiba, ketika ingin masuk ruangan rapat Yamayurikai, Sachiko yang tiba-tiba keluar dari ruangan rapat itu menabrak Yumi di depan pintu (takdir ~,~).


OUCH

Karena tabrakan ini, kehidupan Yumi berubah deh. Sachiko keluar dari ruangan itu karena ia sedang marah ketika berargumen dengan anggota student council lainnya. Tiba-tiba, sekonyong-konyong, nggak ada angin nggak ada hujan, Sachiko meminta Yumi untuk menjadi soeur-nya. Ternyata ia ingin punya soeur supaya ia bisa melepas perannya di drama Yamayurikai pada school festival nanti. Ia memerankan Cinderella dan ia akan berpasangan dengan pangeran yang diperankan oleh ketua student council di sekolah tetangga, sekolah Hanadera (sekolah khusus pria).

Sachiko akan mengalungkan rosario-nya ke Yumi sebagai simbol bahwa Yumi akan menjadi petite soeur-nya. Namun mengetahui alasan tadi, Yumi menolak penawaran Sachiko untuk menjadi petite soeur-nya. Walaupun dia fans berat Sachiko, tapi dia punya harga diri, haha! Tapi para Rosa nggak berhenti disitu. Sei Satou membuat penalty game antara mereka berdua. Kalau Sachiko berhasil membuat Yumi menjadi petite soeur-nya, maka Sachiko bisa melepas peran Cinderella-nya dan memerankan peran lain dengan syarat Yumi menggantikan peran Sachiko pada Cinderella. >___< game yang merugikan kedua belah pihak. Kedua Rosa lain pun setuju dan sepertinya mereka menganggap challenge ini sebagai hiburan XD

Sei Satou
Masih tidak diketahui mengapa Sachiko sangat ingin melepas peran Cinderella, tapi yang jelas, di akhir episode ia bertekad untuk membuat Yumi sebagai petite soeur-nya.

Pertama kali gw nonton Episode 1, "What?? lagu opening-nya kayak gini? Gw tidur gak ya nonton Marimite?" Hahaha. Tapi lama-lama lagunya enak juga, heheh, gw suka maenin lagu "pastel pure" di recorder. Lagu endingya, "Sonata Blue" juga enak banget. Soundtrack-nya bisa didownload di sini. Semua soundtrack-nya bergenre klasik, cocok buat Marimite. Heheh.

EPISODE 2
---------------

Saat ini udah tersebar gosip bahwa Yumi menolak rosario dari Sachiko. Satu sekolah jadi penasaran ama Yumi yang nggak terkenal tapi tiba-tiba bisa jadi menolak permintaan soeur dari Sachiko. Sebetulnya yang menyebarkan gosip (yang emang bener) ini adalah para 3 Rosa. Mereka pengen penalty game ini jadi semakin menarik *evil laugh*. Teman-teman sekelas Yumi ingin tahu apakah gosip itu benar. Yumi merasa tidak pantas untuk menjadi soeur Sachiko karena ia bukanlah siapa-siapa. Ia merasa sangat rendah diri saat itu.

Sachiko meminta Yumi untuk latihan drama bersama karena kalaupun Yumi nanti menolak rosario dari Sachiko, maka ia harus memerankan peran lain di drama Cinderella. Saat latihan, ia jadi mengenal anggota-anggota Yamayurikai yang sangat populer di sekolah itu. Sangat populer, sampai terkesan bahwa mereka berbeda dari murid-murid biasa lainnya dan hanya bergaul dengan kalangan mereka sendiri saja.

Yumi mengobrol dengan grande soeur-nya Sachiko, Youko Mizuno. Mereka membicarakan Sachiko. Youko mengenalkan seperti bagaimanakah Sachiko.Yumi merasa anggota Yamayurikai sangat baik dan ramah, mereka juga baik terhadap Yumi. Bahkan mereka menyukai Yumi justru karena Yumi adalah murid biasa yang polos dan rendah hati.

Youko Mizuno

Di episode ini, Yumi mulai dekat dengan anggota Yamayurikai. Shimako Toudou yang sekelas dengannya mengajaknya makan siang bersama. Yumi merasa anggota Yamayurikai sangat unik dan ia merasa senang bisa dekat dengan mereka. Saat makan siang, Shimako memberitahu Yumi bahwa ia dulu juga pernah menolak rosario dari Sachiko sebelum ia menerima permintaan soeur dari Rosa Gigantea, Sei Satou. Ia menolak permintaan soeur Sachiko karena Shimako merasa ia dan Sachiko tidak cocok walaupun orang-orang melihat bahwa mereka berdua adalah siswa yang patut dijadikan teladan, cantik, pintar dan sebagainya. Shimako juga memberitahu bahwa apa yang dicari oleh Sachiko dari petite soeur berbeda dengan apa yang dicari dan dipunyai oleh Shimako. Namun Shimako berkata bahwa ia melihat Sachiko dan Yumi cocok menjadi soeur.

Shimako Toudou

Wow~ kata Shimako, Yumi ama Sachiko cocok jadi soeur, walaupun dengan perbedaan karakter dan background mereka. Shimako emang seneng banget memperhatikan orang-orang~


Best moment: Waktu Sachiko 'pedekate' ama Yumi. Mereka maen piano sama-sama di ruang musik di sekolah. Doki doki moment for Yumi! XD



Juga waktu diperlihatkan flashback Yumi ketika melihat Sachiko pertama kali ketika penerimaan murid baru. Sachiko memainkan lagu Ave Maria di orgel. Sachiko's so beautiful!!

such beauty...

Oh ya, pada awal episode diperkenalkan juga adik Yumi yang bernama Yuuki Fukuzawa. Dia sekolah di Hanadera (sekolah khusus pria) yang ada di dekat Lillian.

Yuuki Fukuzawa
di kerah gakuran-nya ada angka yang menunjukkan kelas. Walaupun dia adik Yumi, tapi mereka setingkat. Ternyata Yuuki adik Yumi yang beda umurnya nggak nyampe setahun..

TO BE CONTINUED!~

Wednesday, August 4, 2010

Mitsuru/Yukari XD

WARNING: squealing yuri fangirl mode: on XD

In case you don't know what yuri is, click here. WARNING WARNING. For me, yuri can be as beautiful as a lily (XD) or can be as dirty as mud (?) HAHA.

Yea yea I know it's late to talk about P3FES now.. tapi biarkan gw men-share saat-saat bahagia ini~~ XD Gak sih, gw gak akan ngomong banyak tentang mereka.. I'll keep it to my imaginations XD

Okay, setelah 100 jem gw maen Persona 3 FES, gw baru kemaren nyampe di 'school trip to Kyoto'. Yay! It's November! I wonder what's gonna happen on my b'day~

Turns out that..
Pada 18 November 2009, Mitsuru awakened her new Persona! Yay! XD (Ok, I'm starting to look like that creepy Mitsuru fan girl on the hallway, in front of Class 2-E) Penthesilea berubah jadi Artemisia. Nicey nicey!

Perubahannya berkat Yukari~ ihihi. Mitsuru masih sedih ayah tercintanya meninggal (dia jadi yatim piatu T^T) karena dibunuh oleh Ikutsuki Shuji (TRAITOR!). Mitsuru lagi sendiri, di tepi sungai, tiba-tiba dateng Yukari kasihtahu kalo udah mau malem, harus buru-buru pulang ke hotel tempat mereka nginep. Yukari pengen Mitsuru 'bangkit' jadi dia ngomong-ngomong gitu deh ama Mitsuru. Tapi Mitsuru lagi down banget, kayak kehilangan 'soul' nya, jawaban dia juga negatif n pesimis semua..

Ujung-ujungnya, Yukari NAMPAR Mitsuru (ouch!). Biar dia sadar kalo semua ini belum usai, dia harus bangkit. Lagian, Yukari juga lumayan mengerti gimana perasaan kita ketika kehilangan ayah kita sendiri T^T

Mitsuru jadi sadar kalo dia harus meneruskan cita-cita ayahnya, dan new persona awakened deh!

So sweet *tears* haha. Yang ada di pikiran gw:

(Setting: Malam hari. Mitsuru lagi sendiri di lantai 2 dorm)

*Yukari mendekat ke Mitsuru*
Yukari: "Senpai, confide in me.. I know what it feels like, to lose someone we love.."
Mitsuru: "Takeba..no..Yukari.." *holds Yukari's hands* *blush*
*eye contact*
Both: "Ooh.."
*pelukan*
JRENG! JRENG! (?)

XD~

Senpai/Kohai is always appealing~

Btw, emang sejak hari itu, Mitsuru jadi manggil Takeba Yukari dengan Yukari <3 tapi kalo manggil yang laen masih pake surname-nya~ fufu.

Oh ya sehabis Yukari & Mitsuru 'curhat-curhatan' di pinggir sungai, ada yang lucu banget (ini kata-kata asli lho):

Yukari: "Well, I guess we should go and take a bath together now."
Mitsuru: "T-take a bath together?"
Yukari: "Yeah, in the outdoor hot spring back at the hotel. It's really nice. Now that we have everything out in the open, there's nothing left for us to hide!"
Mitsuru: "...Nothing?"
Yukari: "H-hey, stop blushing! I didn't mean it like that! Anyway, we really should get going. It's already past curfew."

Sayang pas dibilang mau mandi bareng Mitsuru-nya nggak blush kayak kalo kita suruh pake baju "High-cut armor" ato "Spiked bra", hahaha. I always thought that expression is priceless.

Kalo itu percakapan gw cuma tulis ampe "... there's nothing left for us to hide", bisa menyebabkan kesalahpahaman yang besar kali ya~ XD

~BONUS: SHORT SCENE~
Me: *leering eyes* "Oh, Mitsuru-senpai~ please execute me~"
Mitsuru: *ice princess mode: on* "Are you a masochist or something?"
Mitsuru fangirl in front of Class 2E: *squealing* "Senpaaai! Execute me! ME!"
Mitsuru: ??! *terperanjat*
Shirogane Naoto (ntah dateng darimana): "Are you a pack of imbeciles?"