Cerita Marimite ber-setting di SMA khusus wanita, Lillian Jogakuen. Selain SMA, sekolah ini juga ada TK, SD sampai tingkat universitas. Tokoh utama anime ini adalah Sachiko Ogasawara dan Yumi Fukuzawa.
| Sachiko Ogasawara |
| Yumi Fukuzawa |
Sachiko adalah murid kelas 2 dan ia anggota student council (OSIS) di SMA itu. Sachiko sangat terkenal di sekolah itu karena ia anggota student council dan dia juga cantik banget. Gak heran dia punya banyak fans, salah satunya Yumi, murid kelas 1 yang (tadinya) sama sekali gak terkenal dan biasa-biasa aja. Anime ini menceritakan interaksi antar karakter dan kehidupan mereka berdua di sekolah Lillian.
Menurut gw, yang unik dari cerita Marimite adalah soeur system-nya. Terus, cerita Marimite juga seolah-olah sangat 'membumi'. Ceritanya pure hanya interaksi antar teman, kejadian-kejadian yang biasa terjadi di SMA (ya well, beberapa nggak juga sih :P) dan bagaimana mereka bereaksi dan menyelesaikan berbagai masalah yang muncul. Cerita ini sangat character-driven, semua karakter di Marimite unik dan kuat penokohannya. Jadi agak susah mencari karakter yang paling gak disukai :P. Bahkan karakter yang paling gak penting pun rasanya aneh kalo hilang dari cerita ini :P. Selain itu aura elegan-nya juga jarang terlihat di anime-anime lain.
Tokoh utama lain di anime ini adalah anggota 3 ketua student council yang terkenal dengan 3 Roses. Mereka adalah Rosa Chinensis, Youko Mizuno; Rosa Foetida, Eriko Torii; dan Rosa Gigantea, Sei Satou. Mereka semua kelas 3 SMA. Selain itu juga ada soeur mereka, Rei Hasekura, Yoshino Shimazu dan Shimako Toudou.
Cerita ini ber-genre yuri. Walaupun begitu, 'kadar' yuri-nya rendah banget :P sangat tidak eksplisit dan jadi ambigu, 'ini hubungan pertemanan antar cewek yang dalam atau lebih sih?' XD
Sebelum gw nonton animenya, gw udah baca manga-nya sampe volume 35. Gw udah nonton dari season 1 ampe season 4. Sebetulnya kalo mau cerita yang lengkap sih baca light novel-nya. Gw cuma baca light novel ampe volume ke 7 . Abisnya nyari tranlate-nya yang ke bahasa Inggris susah banget~ Kalo mau baca (english) bisa liat di sini.
EPISODE 1
----------------
Ini pertama kali Sachiko Ogasawara, (murid kelas 2 SMA, anggota school council) dan Yumi Fukuzawa, kelas 1 SMA bertemu di depan patung Maria-sama (Virgin Mary). Pagi hari di sekolah, Sachiko absent-mindedly manggil Yumi dan merapikan dasi sailor seifuku dia. Padahal Sachiko sama sekali nggak kenal Yumi. Kalo Yumi sih 'fans' Sachiko sejak dia masuk SMA di Lillian.
Masih kaget ama kejadian pagi tadi, tiba-tiba Yumi diperlihatkan foto oleh temannya, Tsutako Takeshima. Ternyata Tsutako, anggota klub fotografi sekolah itu tadi pagi diam-diam memotret Sachiko sedang merapikan dasi Yumi. Mereka berdua terlihat seperti sœur (baca sendiri ya, males jelasinnya XD).
| Tsutako Takeshima |
Mereka berdua pergi menuju gedung school council (Yamayurikai Council) di Lillian yang namanya Rose Mansion (Bara no Yakata) untuk minta persetujuan Sachiko. Tiba-tiba, ketika ingin masuk ruangan rapat Yamayurikai, Sachiko yang tiba-tiba keluar dari ruangan rapat itu menabrak Yumi di depan pintu (takdir ~,~).
| OUCH |
Karena tabrakan ini, kehidupan Yumi berubah deh. Sachiko keluar dari ruangan itu karena ia sedang marah ketika berargumen dengan anggota student council lainnya. Tiba-tiba, sekonyong-konyong, nggak ada angin nggak ada hujan, Sachiko meminta Yumi untuk menjadi soeur-nya. Ternyata ia ingin punya soeur supaya ia bisa melepas perannya di drama Yamayurikai pada school festival nanti. Ia memerankan Cinderella dan ia akan berpasangan dengan pangeran yang diperankan oleh ketua student council di sekolah tetangga, sekolah Hanadera (sekolah khusus pria).
Sachiko akan mengalungkan rosario-nya ke Yumi sebagai simbol bahwa Yumi akan menjadi petite soeur-nya. Namun mengetahui alasan tadi, Yumi menolak penawaran Sachiko untuk menjadi petite soeur-nya. Walaupun dia fans berat Sachiko, tapi dia punya harga diri, haha! Tapi para Rosa nggak berhenti disitu. Sei Satou membuat penalty game antara mereka berdua. Kalau Sachiko berhasil membuat Yumi menjadi petite soeur-nya, maka Sachiko bisa melepas peran Cinderella-nya dan memerankan peran lain dengan syarat Yumi menggantikan peran Sachiko pada Cinderella. >___< game yang merugikan kedua belah pihak. Kedua Rosa lain pun setuju dan sepertinya mereka menganggap challenge ini sebagai hiburan XD
| Sei Satou |
Pertama kali gw nonton Episode 1, "What?? lagu opening-nya kayak gini? Gw tidur gak ya nonton Marimite?" Hahaha. Tapi lama-lama lagunya enak juga, heheh, gw suka maenin lagu "pastel pure" di recorder. Lagu endingya, "Sonata Blue" juga enak banget. Soundtrack-nya bisa didownload di sini. Semua soundtrack-nya bergenre klasik, cocok buat Marimite. Heheh.
EPISODE 2
---------------
Saat ini udah tersebar gosip bahwa Yumi menolak rosario dari Sachiko. Satu sekolah jadi penasaran ama Yumi yang nggak terkenal tapi tiba-tiba bisa jadi menolak permintaan soeur dari Sachiko. Sebetulnya yang menyebarkan gosip (yang emang bener) ini adalah para 3 Rosa. Mereka pengen penalty game ini jadi semakin menarik *evil laugh*. Teman-teman sekelas Yumi ingin tahu apakah gosip itu benar. Yumi merasa tidak pantas untuk menjadi soeur Sachiko karena ia bukanlah siapa-siapa. Ia merasa sangat rendah diri saat itu.
Sachiko meminta Yumi untuk latihan drama bersama karena kalaupun Yumi nanti menolak rosario dari Sachiko, maka ia harus memerankan peran lain di drama Cinderella. Saat latihan, ia jadi mengenal anggota-anggota Yamayurikai yang sangat populer di sekolah itu. Sangat populer, sampai terkesan bahwa mereka berbeda dari murid-murid biasa lainnya dan hanya bergaul dengan kalangan mereka sendiri saja.
Yumi mengobrol dengan grande soeur-nya Sachiko, Youko Mizuno. Mereka membicarakan Sachiko. Youko mengenalkan seperti bagaimanakah Sachiko.Yumi merasa anggota Yamayurikai sangat baik dan ramah, mereka juga baik terhadap Yumi. Bahkan mereka menyukai Yumi justru karena Yumi adalah murid biasa yang polos dan rendah hati.
| Youko Mizuno |
Di episode ini, Yumi mulai dekat dengan anggota Yamayurikai. Shimako Toudou yang sekelas dengannya mengajaknya makan siang bersama. Yumi merasa anggota Yamayurikai sangat unik dan ia merasa senang bisa dekat dengan mereka. Saat makan siang, Shimako memberitahu Yumi bahwa ia dulu juga pernah menolak rosario dari Sachiko sebelum ia menerima permintaan soeur dari Rosa Gigantea, Sei Satou. Ia menolak permintaan soeur Sachiko karena Shimako merasa ia dan Sachiko tidak cocok walaupun orang-orang melihat bahwa mereka berdua adalah siswa yang patut dijadikan teladan, cantik, pintar dan sebagainya. Shimako juga memberitahu bahwa apa yang dicari oleh Sachiko dari petite soeur berbeda dengan apa yang dicari dan dipunyai oleh Shimako. Namun Shimako berkata bahwa ia melihat Sachiko dan Yumi cocok menjadi soeur.
| Shimako Toudou |
Wow~ kata Shimako, Yumi ama Sachiko cocok jadi soeur, walaupun dengan perbedaan karakter dan background mereka. Shimako emang seneng banget memperhatikan orang-orang~
Best moment: Waktu Sachiko 'pedekate' ama Yumi. Mereka maen piano sama-sama di ruang musik di sekolah. Doki doki moment for Yumi! XD
Juga waktu diperlihatkan flashback Yumi ketika melihat Sachiko pertama kali ketika penerimaan murid baru. Sachiko memainkan lagu Ave Maria di orgel. Sachiko's so beautiful!!
| such beauty... |
Oh ya, pada awal episode diperkenalkan juga adik Yumi yang bernama Yuuki Fukuzawa. Dia sekolah di Hanadera (sekolah khusus pria) yang ada di dekat Lillian.
| Yuuki Fukuzawa |
TO BE CONTINUED!~
No comments:
Post a Comment